Menghilangkan Budaya Mencontek
Nyontek, satu kata yang tidak asing
bagi semua orang, walaupun satu kata tapi efeknya mas bro, kecanduan dan
menanamkan mental pengecut, haha serius amat ya?? Bagi yang sudah
kebiasaan hal ini pasti sulit untuk ditinggalkan tapi apakah mau merasa
diri anda selalu dikatakan tidak pintar oleh diri sendiri? trus gue harus bilang iwak peyek gituh? iwak peyek...

Kegiatan
ini memang mengasikkan, bayangkan saja, tidak perlu belajar, gratis,
makin akrab sesama teman, kalo menyontek buku ya sudah pasti bukunya
jadi kebuka yang selama ini jarang dibuka. "Paling" kalau
ketahuan diambil kertas ujiannya, dikurangi nilainya, disuruh keluar
dari ruangan, tidak lulus atau bahkan dikeluarin dari sekolah
(dikeluarin kok paling).
parasit, itu hukuman bagi
kamu yang suka mencontek. Memang kamu benalu yang sukanya ngikut orang
lain dan merugikannya? Eits, jangan sampe bro,, Ibu kamu capek-capek
mengandung dan melahirkan, masa setelah diluar dicap sebagai benalu wkwkwk... nangis si ibu kalo tau.
Maka dari itu, yuk, berhenti
mencontek. Ada tips dari saya mudah-mudahan berguna, dan menghindarkan
kebiasaan buruk bagi orang-orang yang belum diberi petunjuk oleh Tuhan,
Amiin.
Caranya :
- Belajar, itu mutlak harus dilakukan. Ingat! jangan belajar pas saat mau ujian, "ketinggalan kereta" nantinya, nati ujung-ujungnya nyontek lagi kalau belajarnya nanggungbegitu.
- Rajin beribadah seperti sholat, berdoa dan kegiatan-kegiatan yang bisa mengingatkan kamu bahwa ada Tuhan yang selalu menjawab usaha para hambanya. Selalalu belajar bersyukur atas usah yang kita kerjakan.
- Jika tidak bisa mengurangi kebiasaan, mulailah sedikit demi sedikit dan lama-lama akan menjadi hilang sama sekali.
- Usahakan jangan duduk dengan teman yang lebih pandai, kurang lebih 80 % akan menarik perhatian kamu untuk menyontek.
- Ingatlah kedua orang tua saat mengerjakan ujian yang memliki harapan besar pada kamu. Pasti jadi terharu dan akhirnya mengurungkan niatmu untuk mencontek.
- Jauhkan benda-benda yang dapan memediasi kamu untuk menyontek seperti buku, tempat pensil yang berisi contekan, hand phone, dan yang lainnya.
- Bayangkan guru kamu yang killer saat mengerjakan soal, walaupun yang mengawas saat itu adalah guru yang bukan killer.
Usaha diatas akan menumbuhkan rasa percaya diri kamu dan akhirnya menghindarkan dari perbuatan tercela tersebut.
Semoga bermanfaat bagi kamu
semua, mulailah dengan hidup teratur dan bebas dari duplikasi dan
imitasi. Selamat mengubah diri . . . . . :)
No comments:
Post a Comment